H. Candra, S.H.I.
Mengabdi dengan Hati, Memimpin dengan Integritas
"Pemimpin terbaik bukanlah mereka yang paling banyak dipuji, melainkan mereka yang paling banyak memberi manfaat."
Di balik ketenangan tutur katanya, tersimpan semangat pengabdian yang tidak pernah surut. Kesederhanaan dalam bersikap, keteguhan dalam memegang prinsip, dan kedekatan dengan masyarakat menjadi ciri yang melekat pada sosok H. Candra, S.H.I., Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Solok.
Bagi beliau, politik bukan sekadar arena kompetisi, tetapi ruang pengabdian. Jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan kepada Allah SWT. Filosofi inilah yang mengiringi setiap langkah perjalanan kepemimpinannya.
Berangkat dari Nilai-Nilai Pengabdian
Perjalanan hidup H. Candra dibangun di atas nilai kejujuran, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama. Ia meyakini bahwa seorang pemimpin harus hadir di tengah masyarakat, mendengar lebih banyak daripada berbicara, dan bekerja lebih banyak daripada berjanji.
Kepercayaan yang diberikan masyarakat untuk mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Solok menjadi ruang yang lebih luas baginya untuk menghadirkan pelayanan terbaik. Amanah tersebut semakin lengkap ketika keluarga besar PKS memberikan kepercayaan kepadanya sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Solok.
Bagi H. Candra, kedua amanah itu bukanlah beban, melainkan kesempatan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
Politik sebagai Jalan Pelayanan
Di tengah berkembangnya pandangan bahwa politik identik dengan perebutan kekuasaan, H. Candra menghadirkan perspektif yang berbeda. Baginya, politik adalah instrumen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.
Karena itulah, kepemimpinan di DPD PKS Kabupaten Solok diarahkan pada satu tujuan besar: menjadikan partai sebagai rumah pelayanan.
Pelayanan sosial, penguatan kader, pemberdayaan masyarakat, pendidikan politik yang sehat, hingga kolaborasi dengan berbagai elemen daerah menjadi prioritas yang terus dikembangkan.
PKS, menurutnya, harus selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan, bukan hanya ketika momentum politik tiba.
Memimpin dengan Keteladanan
Dalam pandangan H. Candra, keteladanan adalah bahasa kepemimpinan yang paling mudah dipahami masyarakat.
Ia percaya bahwa integritas tidak dibangun melalui pidato panjang, melainkan melalui konsistensi antara perkataan dan perbuatan.
Karena itu, ia memilih membangun komunikasi yang sederhana, terbuka, dan penuh penghormatan kepada siapa pun.
Bertemu masyarakat, berdialog dengan tokoh adat, mendengarkan aspirasi pemuda, hingga menyapa warga di pelosok nagari menjadi bagian dari keseharian yang tidak pernah dianggap sebagai formalitas.
Baginya, setiap warga memiliki hak untuk didengar.
Membangun Kabupaten Solok Bersama
Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kolaborasi.
Prinsip inilah yang selalu disampaikan H. Candra dalam berbagai kesempatan. Pemerintah, partai politik, ulama, ninik mamak, cadiak pandai, bundo kanduang, generasi muda, dunia usaha, hingga masyarakat umum merupakan mitra yang harus berjalan bersama.
Perbedaan pandangan adalah kekayaan demokrasi. Namun ketika berbicara tentang masa depan Kabupaten Solok, seluruh energi harus diarahkan pada tujuan yang sama: meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Filosofi Kepemimpinan
Melayani sebelum dilayani.
Bekerja sebelum berbicara.
Merangkul, bukan memukul.
Mengutamakan solusi daripada menyalahkan.
Filosofi sederhana ini menjadi kompas dalam setiap keputusan yang diambilnya.
Sosok di Mata Masyarakat
Mereka yang mengenal H. Candra sering menggambarkannya sebagai pribadi yang tenang, rendah hati, mudah diajak berdiskusi, dan tidak berjarak dengan masyarakat.
Ia lebih senang mendengar daripada mendominasi pembicaraan.
Lebih memilih bekerja daripada mencari pengakuan.
Lebih mengedepankan hasil daripada popularitas.
Nilai-nilai tersebut menjadikan dirinya dipercaya untuk memimpin sekaligus menjadi penghubung berbagai aspirasi masyarakat.
Menatap Masa Depan
Kabupaten Solok memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, pendidikan, ekonomi kerakyatan, serta sumber daya manusia.
Potensi tersebut membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan kekuatan masyarakat dalam semangat kebersamaan.
Melalui PKS Kabupaten Solok, H. Candra ingin menghadirkan organisasi yang semakin profesional, modern, inklusif, dan terus melayani masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Harapannya sederhana, tetapi bermakna: setiap langkah pengabdian mampu meninggalkan jejak kebaikan yang dirasakan oleh masyarakat, baik hari ini maupun pada masa yang akan datang.
Biodata Singkat
Nama: H. Candra, S.H.I.
Jabatan:
Ketua DPD PKS Kabupaten Solok
Wakil Bupati Solok
Prinsip Hidup:
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain."
Visi Kepemimpinan:
Mewujudkan kepemimpinan yang melayani, berintegritas, kolaboratif, serta menghadirkan kemajuan yang berkeadilan bagi Kabupaten Solok.
Pesan Inspiratif
"Kepemimpinan bukan tentang seberapa tinggi kita berdiri, tetapi seberapa banyak orang yang dapat kita bantu untuk bangkit. Jabatan akan berakhir, tetapi manfaat akan terus hidup dalam ingatan masyarakat. Karena itu, setiap amanah harus dijalankan dengan keikhlasan, integritas, dan semangat melayani."
.jpg)